Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) adalah dua prototipe umat para Nabi yang gagal mempertahankan keistimewaan yang dimiliki. Semestinya, dengan anugerah kitab dan kenabian yang mereka dapatkan, mereka menjadi umat yang paling depan dalam beriman kepada Allah swt. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, mereka menjadi umat yang paling kufur kepada Allah swt. Umat Nabi Muhammad saw yang diberi anugerah sama sudah semestinya mengambil ‘ibrah (pelajaran) dari kebejatan Yahudi dan Kristen tersebut.
Ahli Kitab, dijelaskan oleh QS. Ali ‘Imran [3] : 186 adalah umat yang pernah diberi kitab sebelum al-Qur`an. Kitab yang dimaksud, disebutkan dalam ayat ke-65; Taurat dan Injil. Umat yang diberi dua kitab tersebut adalah Yahudi dan Kristen/Nashrani. Kedua umat ini divonis kafir oleh Allah swt dan akan masuk neraka dengan kekal di dalamnya disebabkan menolak kenabian Nabi Muhammad saw (QS. Al-Bayyinah [98]).
Al-Qur`an menyebutkan beberapa faktor yang menjadi penyebab kekufuran Yahudi dan Kristen tersebut, yaitu: menelantarkan kitab Allah swt, syirik, ghuluw (kultus individu), membuat bid’ah, dan gila dunia takut mati.



