Selasa, November 12, 2013

Mengambil ‘Ibrah dari Kebejatan Ahli Kitab

Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) adalah dua prototipe umat para Nabi yang gagal mempertahankan keistimewaan yang dimiliki. Semestinya, dengan anugerah kitab dan kenabian yang mereka dapatkan, mereka menjadi umat yang paling depan dalam beriman kepada Allah swt. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, mereka menjadi umat yang paling kufur kepada Allah swt. Umat Nabi Muhammad saw yang diberi anugerah sama sudah semestinya mengambil ‘ibrah (pelajaran) dari kebejatan Yahudi dan Kristen tersebut.
Ahli Kitab, dijelaskan oleh QS. Ali ‘Imran [3] : 186 adalah umat yang pernah diberi kitab sebelum al-Qur`an. Kitab yang dimaksud, disebutkan dalam ayat ke-65; Taurat dan Injil. Umat yang diberi dua kitab tersebut adalah Yahudi dan Kristen/Nashrani. Kedua umat ini divonis kafir oleh Allah swt dan akan masuk neraka dengan kekal di dalamnya disebabkan menolak kenabian Nabi Muhammad saw (QS. Al-Bayyinah [98]).
Al-Qur`an menyebutkan beberapa faktor yang menjadi penyebab kekufuran Yahudi dan Kristen tersebut, yaitu: menelantarkan kitab Allah swt, syirik, ghuluw (kultus individu), membuat bid’ah, dan gila dunia takut mati. 

Kamis, Oktober 31, 2013

Adil Itu Islam

“Mengapa hanya laki-laki yang boleh menjadi imam shalat?”
“Mengapa wanita hanya mendapat setengah dari bagian laki-laki dalam hak warisan? Ini semua tidak adil!”

Begitu kira-kira keluhan dan protes kelompok liberal terhadap islam. Padahal kata adil adalah istilah khas yang terdapat dalam Al Qur’an dan Hadits. Salah satu contohnya adalah sebagai berikut;

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. (QS An-Nahl, 16;90)
Dalam sebuah tafsir di jelaskan secara ringkas makna adil dalam ayat ini, yaitu;

Rabu, September 11, 2013

Riba, Berkah Sedekah dan Laptop Merah



Barangsiapa meniatkan sebuah kebaikan, lalu diamalkan, Allah mencatat pahala baginya 10 sampai 700 kali lipat banyaknya.

MEI 2012, Saya mengungkapkan pada istri kalau saya membutuhkan sebuah lap top untuk kerja. Bagi saya, seorang koresponden sebuah media, laptop bukan untuk gaya hidup, namun sebuah kebutuhan tidak terpisahkan.

Sebuah brosur penawaran cicilan computer portable ini sudah ada di tangan. Namun, ada beberapa kendala.

Minggu, September 08, 2013

Hati-Hati Terhadap Pujian

Tak ada yang salah dari orang yang banyak bicara. Selama yang dibicarakan berisi nasihat, pengajaran; bicara justru jadi ibadah. Tapi ketika bicara tak lagi punya isi : canda, obrolan kosong, dan lain-lain; bicara bisa memunculkan fitnah. Dan salah satu fitnha itu, terungkapnya rahasia. Bisa rahasia pribadi, keluarga, bahkan organisasi.

Rasulullah pernah memberi nasihat agar seorang mukmin senantiasa bicara yang baik-baik atau diam. Inilah sebuag pelajaran bahwa lidah bisa memunculkan kesalahan fatal. Ketika orang tak lagi mampu mengendalikan syahwat bicaranya, berbagai kesalahan termasuk terungkapnya rahasia bisa muncul begitu saja, ringan tanpa beban.

Ketika orang tak lagi sungkan bicara remeh temeh, gosip; maka aib bisa terbaca pendengar dengan mudah. Bisa aib diri sendiri, istri, orang tua, tetangga dan lain-lain.

Sabtu, September 07, 2013

Bercermin pun Harus Hati-Hati

“Ternyata, aku cakep!” ujarnya setelah memastikan kalau bayangan itu memang benar-benar diri kancil sendiri. Dan, kancil pun melompat-lompat kegirangan. Tiap kumpulan hewan yang ia lalui seolah tersenyum memandangi dirinya. Bisikan yang selalu ia yakini pun mengatakan, “Kancil cakep, Ya! Kancil cakep!”
Begitu seterusnya hingga hewan periang ini menemukan genangan air yang lain. Warna air itu agak kusam. Beberapa dahan pohon yang mulai membusuk dalam air seperti memberi warna hijau pekat. Dan bayang-bayang yang dipantulkan genangan itu pun akan menjadi kusam.

Jumat, Agustus 30, 2013

Seni Bergembira

Diantara kenikmatan terbesar adalah kegembiraan, ketentraman dan ketenagan hati. Sebab, kegembiraan hati itu terdapat pada keteguhan pikir, produktifitas yang bagus, dan keriangan jiwa. Kegembiraan merupakan seni hidup yang dapat dipelajari. Artinya siapapun yang mengetahui cara memperolehnya, dan menikmati kegembiraan, maka kita akan dapat memanfaatkan berbagai kenikmatan dan kemudahan hidup, baik yang ada didepan maupun yang masih jauh dibelakang kita.

Adapun modal utama untuk meraih kegembiraan adalah kekuatan atau kemampuan diri untuk menanggung beban kehidupan, tidak mudah untuk goyah oleh goncangan-goncangan dan tidak pernah sibuk memikirkan hal-hal kecil yang sepele. Semakin jernih jiwa seseorang, maka akan semakin bersinar pula jiwanya. Itu artinya ia bergembira dalam menghadapi hidupnya.

Sabtu, Agustus 17, 2013

4 Madzhab 1 Keluarga

Perbedaan pendapat dalam persoalan ijtihadiyah terkadang menyebabkan hubungan sesama umat Islam tidak harmonis. Padahal walau berbeda pendapat, para ulama pendiri 4 madzhab tidak mencela satu sama lain, justru mereka tidak segan-segan berguru kepada lainnya.
Abu Hanifah adalah ulama mujtahid pendiri madzhab tertua di kalangan 4 madzhab. Walau demikian, beliau tidak gengsi menelaah kitab Imam Malik pendiri madzhab Maliki, sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Abi Hatim dalam muqadimah Ma’rifah Al Jarh wa At Ta’dil. Padahal beliau sendiri adalah pewaris ilmu para murid Ibnu Mas’ud dan Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhuma. (lihat, Al Maqalat Al Kautsari, hal. 99)

Imam As Suyuthi dalam Manakib Imam Malik (hal. 119), telah menukil bahwa dalam Musnad Abu Hanifah juga terdapat periwayatan beliau dari Imam Malik.
Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template