Tampilkan postingan dengan label Aliran Sesat & Non Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aliran Sesat & Non Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, November 23, 2012

Gerakan 20 November 1979 : Pendudukan Ka'bah oleh Orang Bersenjata


Gerakan Juhaiman Al Utaibi
Pada 32 tahun lalu, tepatnya tanggal 20 November 1979 di Makkah terjadi sebuah peristiwa menggemparkan dunia. Ketika itu sekelompok pemuda Arab merebut Masjidil Haram dengan kekuatan senjata dan mengklaim bahwa Masjid Suci berada di bawah kendali mereka. Mereka menyandera para jamaah Masjidil Haram, membunuh polisi yang melawan, serta mengelilingi masjid dengan sistem pertahanan militer. Gerakan ini dipimpin oleh seorang putra gurun NEJD, yaitu Juhaiman Al Utaibi.

Selasa, November 13, 2012

Nabi ‘Isa Islam VS Nabi ‘Isa Kristian (a.k.a. Tuhan Yesus)

Di dalam dunia ini ada dua jenis ‘Isa, iaitu:
(a) ‘Isa versi Islam
(b) ‘Isa versi Kristian
‘Isa versi Islam merupakan seorang manusia 100%. Baginda hanya merupakan seorang nabi. Baginda tidak dibunuh dan disalib. Al-Quran telah menjelaskan hal ini dengan nyata:
“Dan kerana ucapan mereka : ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, ‘Isa anak Maryam, Rasul Allah’, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya…” ( Surah An-Nissa: 157)
‘Isa versi Kristian adalah manusia/tuhan Yesus yang telah mati dibunuh oleh orang-orang Yahudi. Kitab Injil ada memberitakan hal ini:

Jumat, Oktober 05, 2012

Sejarah Kebohongan Tentang Agama

Cuplikan film “Innocent of Muslims” baru-baru ini menyebabkan kerusuhan gara-gara menggambarkan Nabi Muhammad sebagai seorang cunihin, penganiaya anak dan penjahat. Beberapa orang Amerika, termasuk duta besar Amerika Serikat untuk Libya, Chris Stevens, tewas dalam aksi protes terhadap film tersebut.

Tetapi di balik kemarahan tersebut, masih belum jelas apakah film itu benar-benar ada. Yang baru ada hanyalah cuplikannya. Investigasi terhadap “film” anti-Islam tersebut sedang dilakukan, tapi masih belum ditemukan bukti apakah film itu ada atau hanya sebuah kebohongan.

Orang membuat kebohongan karena banyak alasan, tapi ketika penipuan dipadukan dengan hal yang berhubungan dengan agama hasilnya bisa menjadi menjadi sesuatu yang lucu hingga menjadi hal yang mematikan.

Rabu, September 26, 2012

Kitab Injil Yang Ternoda


barnabas
Oleh: Ayat Al Akrash


Tulisan ini dibuat oleh seorang mantan Pendeta Pantekosta yang sudah membaptiskan 3000 orang selama karirnya menjadi pendeta, dan terbilang sangat sukses menjerat Umat Islam dengan misi-misi Kristenisasinya. Apa yang terjadi jika kitab suci itu sekarang sudah ternodai, apakah masih layak disebut kitab suci? Itulah Injil (Alkitab/Bibel) yang ada di tangan orang Kristen sekarang, mereka membanggakan namun tidak pernah teliti membacanya. Bagaimana bisa, seorang Kristen yang seharusnya dilarang makan babi, malah mereka memakannya. Seorang Kristen yang seharusnya sunat, malah mereka menolaknya, seorang Kristen yang seharusnya kalau mati dikafani, mereka malah menggunakan peti. Itu adalah pelanggaran berat, karena mereka melanggar syariat agamanya sendiri. Akhwatmuslimah.com –

Siapa Sebenarnya Ahmadinejad: Bernama Belakang Yahudi

dinejad5

Di dunia sekarang ini, hanya ada tiga nama yang sering sekali melekat di kaos oblong dan buku-buku pergerakan. Usamah bin Laden, Che Guevara, dan Mahmoud Ahmadinejad. Usamah sejak sekitar tahun yang lalu telah diberitakan tiada, tewas oleh Amerika, namun tentara-tentara Negara Paman Sam itu masih terus berada di Afghanistan dengan dalih yang sama; memberantas teroris.

Bani Israil


bani-israil

Bani Israil (bahasa Arab : بنو إسرائيل , Banu Isräil) adalah sebutan untuk kaum keturunan Israil yakni kaum Israel. Sebutan ini juga merupakan sebutan yang digunakan dalam Al Qur'an saat merujuk hal yang sama, Allah kerap memanggil Yaqub (Bahasa Inggris Jacob) dengan nama Israel, maka anak-cucunya disebut Bani Israil. Sebuah surat dalam Al Qur'an yakni surat Al Israa' juga memiliki nama lain yang banyak dikenal sebagai surat Bani Israil. Adapun keturunan Ishaq dari putra pertamanya Esau disebut sebagai Bani Ishaq.

Etimologi

Rabu, September 19, 2012

Polisi Caci Umat Islam Pembela Nabi dengan Kata Kafir lalu Menembaki

Koordinator lapangan Forum Umat Islam (FUI) dalam aksi protes “Mengutuk Film Innocence of Muslim” ustadz Bernad Abdul Jabbar menyatakan bahwa aparat kepolisian telah melakukan provokasi lebih dulu hingga berujung bentrok di depan Kedubes Amerika Serikat di Jl. Medan Merdeka Selatan, No. 3 - 5, Jakarta Pusat.

Ustadz Bernad -sapaan akrabnya- mengungkapkan, saat berusaha mendekat ke Kedubes AS, aparat kepolisian di lapangan malah menghujat massa umat Islam yang membela penghinaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dengan cacian kafir.

Innocence Of Muslim Belum Reda, Malah Kafir Perancis Lecehkan Nabi

Belum turun “temperature” ummat Islam yang terbakar kemarahan ghiroh Islam akibat video klip “Innocence of Muslim” oleh kafir Amerika, pendeta Terry Jones, kini Perancis bikin ulah lagi menyirami bensin di tenga-tengah kobaran krisis ini.

Selasa, September 18, 2012

Promosikan Ajaran Syiah, Ahlul Bait Indonesia Terbitkan Buku Putih Syiah


 Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (ABI) menerbitkan buku putih paham Syiah. Buku ini berjudul 'Buku Putih Mazhab Syiah: Menurut Ulama Syiah yang Muktabar'. Kaum Syiah berusaha memaparkan paham yang dianut dengan perspektif mereka.

Ahlulbait Indonesia berharap buku ini memberi pemahaman tentang Syiah secara utuh. Selain itu, ABI mengklaim buku itu bisa juga memperkuat persatuan umat Islam, khususnya di Indonesia. Buku ini diharapkan bisa mewujudkan cita-cita tersebut, klaim ABI.

Minggu, September 16, 2012

Siapakah Sam Bacile ?

Siapa Sam Bacile? Penegak hukum di Amerika Serikat (AS) telah mengidentifikasi Sam Bacile diduga kuat adalah Nakoula Basseley (55), produser sekaligus aktor intelektual dibalik produksi film “Innocence of Muslims”.
Mengarahnya sosok Nakoula Basseley  sebagai Sam Bacile, berawal dari nomor ponsel yang dihubungi Associated Press dalam sebuah wawancara di luar Los Angeles,

"PENDETA" Terry Jones Yang Ingin Membakar Al-Qur'an



Profile Pendeta Terry Jones Pembakar Al-Quran ; Sejak menyatakan akan membakar Al-Quran, Terry Jones terus menjadi pusat perhatian dunia. Namun informasi tentang dirinya sangat minim. Siapakah dia? Pria 58 tahun ini adalah pendeta di Dove World Outreach Center, sebuah gereja kecil di Gainesville, Florida, Amerika Serikat, sejak 1996. Di masa muda dia pernah bekerja sebagai manajer hotel, lalu banting stir menjadi penceramah berkeliling Eropa selama 30 tahun.

Pendeta bergaris wajah keras, dengan rambut dan kumis putih, ini menggemari film Braveheart karya Mel Gibson. Mengambil inspirasi film perang Skotlandia-Inggris yang berlatar agama itu, dia meluncurkan seri video dalam jaringan dengan semangat anti-Islam. Dampaknya, ceramah-ceramah SARA-nya menjangkau audiens luas, melewati 50 keluarga jemaat gerejanya. 

Selasa, September 04, 2012

Bahaya Golongan al-Ruwaibidoh

Al-Ruwaibidoh adalah satu golongan yang diberi amaran oleh Nabi s.a.w. akan kemunculannya menjelang kiamat. Sabda baginda: “Sesungguhnya sebelum kedatangan dajjal-dalam riwayat yang lain: sebelum kiamat- adanya tahun-tahun yang penuh tipu daya. Ketika itu didustakan orang yang benar, dianggap benar orang yang dusta, dianggap khianat orang yang amanah, dianggap amanah orang yang khianat, dan bercakap ketika itu al-Ruwaibidoh. Para sahabat bertanya: “Siapakah al-Ruwaibidoh?” Sabda Nabi s.a.w.: Orang lekeh yang berbicara mengenai urusan awam (orang ramai).” Hadith ini diriwayatkan oleh al-Imam Ahmad, Abu Ya’la, al-Bazzar, Ibnu Majah, al-Kharaiti, dan al-Hakim. Al-Hakim menyatakan isnadnya sahih.dan ini disetujui oleh Al-Zahabi. Demikian juga Ibn Hajar al-`Asqalani menyebut di dalam Fath al-Bari :sanadnya baik. Al-Albani di dalam Silsilah al-Ahadith al-Sahihah juga menyatakan ianya sahih

Isi kandungan hadith ini adalah amaran Nabi s.a.w. kepada kita semua, bahawa akan muncul sebelum kiamat golongan manusia yang lekeh dan tidak berkelayakan tetapi bercakap dalam urusan umat yang membabit kepentingan umum dan ramai. Natijahnya, tentulah terjadinya porak peranda pemikiran manusia, gawatlah kefahaman mereka dan hancur binaan ilmu yang sebenar. Apa tidaknya, apabila yang lekeh menjadi pemimpin lalu bercakap dalam urusan umat, yang jahil berlagak `alim, yang menghafal sepatah dua ayat berlagak ulamak. Yang bukan ulama mengakui ulamak, yang hanya ada sepatah dua ilmu agama ditabalkan menjadi ulamak. Inilah saat kehancuran. Justeru itu, al-Imam Ibn Rajab al-Hambali dalam Jami’ al-`Ulum wa al-Hikam ketika menghuraikan hadith tersebut menyatakan: “Maksud tanda kiamat yang disebut di dalam hadith ini merujuk kepada persoalan “apabila urusan diserahkan kepada bukan ahlinya” sepertimana yang disebut oleh Nabi s.a.w. kepada orang bertanya baginda mengenai kiamat, maka kata baginda, “apabila urusan diserahkan kepada bukan ahlinya maka tunggulah kiamat”.

Golongan al-Ruwaibidoh muncul di kalangan masyarakat, mereka sebenarnya lekeh, tidak berkelayakan tetapi cuba menonjolkan diri. Samada melalui pentas kepimpinan masyarakat, ataupun dalam gelanggang ilmu. Inilah dua peluang besar untuk seseorang muncul dan dapat bercakap, berbicara, memberikan pandangan mengenai urusan awam dan persoalan-persoalan besar. Kadang-kala menerusi ucapan yang diperdengarkan, ataupun tulisan yang dibaca. Bukannya kesalahan itu kerana mereka memberi pandangan, tetapi kesalahannya kerana ketidaklayakan mereka, bekalan yang tidak cukup, berbicara mengenai sesuatu yang bukan bidang mereka. Sebab itu, al-Imam al-Sayuti dalam Syarah Sunan Ibn Majah menyatakan: “Al-Ruwaibidoh adalah orang yang lemah yang cuba mencampuri perkara-perkara besar dan berusaha untuk memperolehinya”.

Inilah yang sedang kita saksikan di pentas dunia kita. Apabila urusan politik umat cuba diuruskan oleh mereka yang tidak mendalami ilmu al-siyasah al-syar`iyyah, lalu memberikan pandangan yang bukan-bukan mengenai politik Islami maka kefahaman umat bawahan menjadi kelam kabut. Umpamanya lihat lagak sebahagian orang-orang politik di negara ini. Yang jahil tentang ilmu mustalah al-hadith, tidak pernah mempelajari ilmu sanad, tidak mengetahui apa itu ilmu al-Rijal, apa itu ilmu al-Jarh wa al-Ta’dil, yang menjadi asas pengetahuan dan kajian dalam hadith nabawi, berani bercakap tentang hadith dan mencabarnya. Umpamanya lihatlah Kasim Ahmad!!!. Yang tidak tahu bahasa arab, jahil kaedah dan cara istinbat (memetik) hukum, tidak mendalami bab al-`Illah dalam Usul al-Fiqh, tidak mendalami Maqasid al-Syarak, cuba menghuraikan dan mencabar beberapa ketetapan syarak. Umpamanya, lihatlah gerakan sisters in Islam!!. Semua golongan ini bercakap apa sahaja yang mereka mahu mengenai agama, apatah lagi bila diberi ruang di dalam akhbar dan media massa. Hinggakan ada orang politik yang mengajak rakyat bersolat hajat untuk menjadi tuan rumah sukan yang menyanggahi disiplin agama.

Sementara di kalangan yang cintakan Islam pula, budaya ilmu belum begitu subur berkembang. Kuliah-kuliah agama di sebahagian masjid dan surau, kurang membuahkan ilmu yang menimbulkan rasa takut kepada Allah dan faham hukum-hakamnya. Peserta kuliah sebahagiannya lebih meminati kuliah yang dipenuhi dengan lawak jenaka tanpa penekanan kepada ilmu. Lebih mendukacitakan lagi apabila yang dijemput mengajar tidak memilik latar belakang ilmu. Kata orang arab “orang yang tidak memiliki sesuatu tidak dapat memberikan sesuatu”. Ada yang tidak pernah mempelajari Usul al-Fiqh tiba-tiba memberi fatwa dalam hukum fikah. Bahkan sebahagiannya begitu jahil, misalnya, sehingga ada yang tidak tahu apa yang dikatakan al-Ijmak atau ijmak ulamak, lalu menafsirkannya sebagai pendapat tokoh-tokoh agama nusantara. Ada yang tidak mengetahui bahasa arab melainkan sepatah dua, tidak pernah mempelajari Usul al-Tafsir atau `Ulum al-Quran tiba-tiba mengajar kuliah tafsir. Menghuraikan apa sahaja ayat yang dirasakan boleh menyeronokkan pendengar. Pergantungannya hanya kepada apa yang dia faham dari al-Quran terjemahan samada dalam bahasa Melayu, Indonesia ataupun Inggeris. Lalu qurannya adalah quran menurut apa yang dia faham dari bahasa Melayu, atau Indonesia, atau Inggeris, bukan daripada Bahasa `Arab yang nyata seperti yang disebut dalam al-Quran itu sendiri. Malangnya dia berani menafsirkan untuk orang ramai sesedap lidahnya. Maka terbitlah dari lidah yang tidak bertulang itu kesimpulan-kesimpulan yang ganjil. Kalau Ibn `Abbas, Mujahid, al-Tabari, al-Qurtubi, Ibn al-`Arabi dan para mufassirin yang lain masih hidup tentu mereka kehairanan mendengar tafsir sedemikian pelik. Ada pula yang menganggap ilmu hadith itu hanyalah membaca makna hadith dan menghuraikannya, tanpa perlu mengetahui bahasa `arab, tidak mengetahui apa itu sanad, tidak pula mampu membeza antara hadith-hadith yang thabit iaitu yang sahih dan hasan, dengan yang dhaif (lemah) atau dengan yang maudu’ (palsu). Bahkan ada yang tidak mengetahui bahawa haramnya seorang muslim membaca hadith palsu dihadapan khalayak tanpa diterangkan kepalsuannya. Tidak mengetahui apakah disiplin al-Bukhari dalam sahihnya, apakah pula disiplin Muslim, apakah pula disiplin Al-Tirmizi, Abu Daud, Ibn Majah, al-Nasai, Ahmad, Ibn Hibban, al-Hakim, dan semua tokoh-tokoh hadith. Lalu mereka menganggap semua hadith yang dibaca mertabatnya sama. Malangnya mereka yang seperti ini juga cuba berfatwa mengenai hadith Nabi s.a.w.. Kalau Ibn al-Salah, al-Hafiz al-`Iraqi, al-Balqini, al-Khatib al-Baghdadi, al-Ibn Hajar al-`Asqalani, al-Qasimi dan seumpama mereka mendengarnya tentu akan terkejut kehairanan

Ini yang dinyatakan oleh Nabi s.a.w. dalam sebuah hadith yang sanadnya sahih seperti yang sebut oleh Ibn Hajar al-`Asqalani dalam Fath al-Bari: “Rosaknya agama apabila ilmu datang daripada yang kerdil, yang dibantah oleh golongan yang `alim. Baiknya manusia apabila ilmu datang dari golongan `alim dan diikuti oleh golongan kerdil”

Di sesetengah tempat, sekadar seseorang pandai berceramah terus sahaja diberi lesen untuk bercakap mengenai agama. Berbicara seolah-olah dia menguasai kesemua disiplin ilmu di dalam Islam. Apatah lagi apabila ceramah boleh mendatang pendapatan yang lumayan, maka ramai yang berusaha menjadi penceramah dengan menghafal sepatah ayat dan hadith lalu menafsirkannya menurut apa yang digemari pendengar. Lalu dia menyangka dia betul kerana orang awam suka mendengar apa dia ulas. Modalnya hanya dua, hentam apa sahaja yang mendatangkan minat pendengar dan lawak yang boleh menyeronokan pendengar. Mungkin juga akhirnya dia menyangka dirinya alim lantas semakin hari, semakin berani memberi pandangan apa sahaja mengenai agama.

Saya masih teringat kepada al-Syeikh Dr. Hasan Hitu, beliau adalah seorang tokoh ulamak semasa bermazhab al-Syafi’i dari Syria, terkenal dengan karya-karyanya dalam fikah terutama dalam mazhab al-Syafi`i.. Dalam ceramahnya kepada kami, beliau menyatakan bahawa ilmu-ilmu Islamlah yang paling dizalimi. Sebabnya, seseorang tidak dibenarkan menjadi doktor memeriksa dan memberi ubat kepada pesakit melainkan setelah dia lulus dalam bidang perubatan dengan baik. Seseorang tidak dilulus untuk membina bangunan yang tinggi melainkan setelah dia memiliki kelulusan dalam bidang binaan. Begitu juga bidang-bidang yang lain. Namun, malang sekali apabila tiba kepada persoalan ilmu Islam, semua lapisan diizinkan memberikan pendapat dalam segala bidang yang ada di dalam agama. Samada dia pernah belajar atau tidak. Sehingga artis yang tidak tahu hujung pangkal agama pun memberi pandangan mengenai hukum-hakam syarak”.

Inilah yang sedang berlaku dalam masyarakat Islam. Ilmu Islam dianggap begitu murah dan lekeh. Bidang-bidang lain, orang tidak berani masuk campur melainkan jika memilki pengetahuan yang cukup mengenainya. Ilmu Islam pula diperlakukan sebaliknya. Sehinggakan para artis yang sedang aktif ataupun yang telah pencen, pun berfatwa tentang agama.

Sebenarnya, bukan kita halang mereka bercakap atau cuba menyumbang untuk Islam, tetapi jangan mereka bercakap dalam apa yang mereka tidak benar-benar memahaminya, kerana akhirnya umat akan tersasul dan tersilap dalam memahami al-Din. Menyesatkan umat adalah suatu jenayah. Sumbangan kepada umat dialu-alukan, namun biarlah ianya melalui cara yang betul. Jika tidak mereka akan menjadi golongan al-Ruwaibidoh. Namun, apa yang dapat kita katakan jika ianya adalah salah satu dari tanda kiamat yang dikhabarkan iaitu munculnya golongan al-Ruwaibidoh. Kepada Allah kita pohon agar kita tidak tergolong dalam golongan ini. 


Sumber.

Israel Bombardir Tempat Latihan Perang Hamas


Foto : Jet Israel (Today Zaman)
Foto : Jet Israel
GAZA - Angkatan Udara Israel melakukan serangan udara ke kamp pelatihan Hamas di Jalur Gaza. Serangan itu dilakukan setelah munculnya serangan roket dari Gaza ke Israel

Israel menargetkan serangannya ke kamp Nusseirat, Gaza, usai Negeri Yahudi itu menerima serangan roket. Meski demikian, serangan yang dilakukan Israel di Gaza tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Demikian, seperti diberitakan AFP, Senin (3/9/2012).

Serangan itu merupakan serangan balasan atas serangan yang dilakukan kelompok bersenjata di Gaza terhadap Israel. Sejauh ini, kelompok Salafi Gaza mengklaim dirinya sebagai pelaku serangan ke wilayah Israel.

Meski gencatan senjata antara Hamas dan Israel sudah diberlakukan, ketegangan pun masih menyelimuti kedua pihak tersebut. Hamas selalu dituduh bertanggung jawab atas segala bentuk serangan di wilayah Israel dan Negeri Yahudi itu menyebut Hamas sebagai kelompok teroris.

Pada 28 Agustus lalu, Angkatan Udara Israel menyerbu basis pertahanan Hamas. Namun serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa. Pada saat itu, Israel juga menargetkan serangannya ke dua tempat pelatihan brigade Ezzedine al-Qassam, yang merupakan sayap militer Hamas.

Belakangan ini, serangan-serangan ke Israel tidak hanya muncul dari Jalur Gaza. Serangan roket pun sering muncul dari Semenanjung Sinai yang menjadi perbatasan Mesir dan Israel.
Operasi militer digelar demi mengamankan wilayah Israel. Meski demikian, kelompok-kelompok Mujahiddin dari fraksi Salafi takkan pernah menyerah untuk melakukan serangan ke Israel.

Selama ini, Mesir pun ikut memburu kelompok Salafi yang aktif melancarkan serangan terhadap Israel. Namun kelompok bersenjata itu sempat memperingatkan Mesir agar tidak ikut campur dalam masalah ini.


Sumber.

OKI Kecam Pesta Miras Israel di Masjid

YERUSALEM -- Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengecam tindakan Israel yang menggelar festival wine di sebuah masjid yang didirikan era Kesultanan Ottoman (Utsmani) yang kini telah menjadi museum. Sekjen OKI, Profesor Ekmeleddin Ihsanoglu memperingatkan tentang bahayanya mengorganisir festival wine di halaman Masjid bersejarah Bir Sab'a.

Israel berencama menggelar pesta miras

pada 5-6 September 2012 mendatang di masjid tersebut. Ihsanoglu melukiskan rencana gila Israel tersebut berarti menabuh genderang perang kepada umat muslim lantaran pesta miras di halaman masjid adalah pelanggaran pencolok terhadap rumah ibadah umat Islam itu. Apalagi festival wine itu akan mencegah umat muslim untuk menggelar shalat masjid tersebut.

Masjid Bir Sab'a dibangun pada masa pemerintahan Utsmani dan digunakan sebagai rumah ibadah sampai 1948. Masjid ini kemudian berubah menjadi museum Islam atas perintah dari pengadilan tinggi Israel pada 2011 lalu. Ihsanoglu menekankan pelanggaran ini merupakan bagian dari serangkaian serangan yang berkelanjutan terhadap tempat-tempat suci Islam.

Rencana Israel itu juga disebutnya sebagai pelanggaran terhadap peninggalan bersejarah di Palestina yang bertujuan melenyapkan dan menodai bangunan tersebut. "Ini merupakan provokasi yang disengaja terhadap Muslim di dunia," tukas Ihsanoglu.

Ihsanoglu menduing Israel bertanggung jawab penuh atas kelanjutan dariserangan-serangan terhadap tempat-tempat suci dan tempat-tempat ibadah di Palestina. Ia menilai tindakan tersebut mengabaikan prinsip-prinsip hukum internasional dan norma-norma yang ada
dan bisa memicu ketegangan dan ketidakstabilan di kawasan.

Karena itu, ia meminta masyarakat internasional, organisasi hak asasi, UNESCO dan Komisaris Tinggi untuk Aliansi Peradaban segera bertindak untuk menghentikan serangan Israel yang tidak tempat~tempat suci dan tempat ibadah.

Rabu, Agustus 29, 2012

Sandiwara Syiah - Yahudi Kelabuhi Dunia Islam



Di antara metode yang ditempuh oleh para penggiat agama Syiah ialah dengan memanfaatkan sandiwara yang berjudul: Iran "bermusuhan" dengan Negara Yahudi dan Amerika.

Isu ini sangat efektif untuk menarik simpati umat Islam di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Sampai-sampai terkesan bahwa negara Iran yang notabene adalah penganut agama Syiah adalah satu-satunya Negara pembela kepentingan umat Islam di zaman sekarang.

Karenanya tatkala Indonesia yang menjadi anggota Dewan Keamanan PBB turut menyetujui resolusi no.1747 yang hanya berisikan kecaman terhadap rakyat Iran atas kegiatannya pengayaan uranium, betapa solidaritas umat Islam di Indonesia begitu besar untuk menuntut Presiden SBY –semoga Allah Jalla wa Ala memberikan kebaikan kepadanya-, sampai-sampai DPR mengajukan hak interpelasi.
Dengan adanya kejadian ini, menjadikan masyarakat kurang peka terhadap berbagai trik para penggiat agama Syiah bahkan menjadi lebih terbuka untuk menerima berbagai keanehan ajaran mereka.


Saudaraku…

Agar anda tahu apa sebenarnya isu "permusuhan" dengan bangsa Yahudi, saya mengajak saudara untuk merenungkan beberapa fakta berikut:
  1. Iran adalah Negara yang memiliki komunitas Yahudi terbesar setelah Israel. Menurut sumber resmi pemerintah Iran, jumlah pemeluk agama Yahudi di Iran berkisar antara 25-30 ribu penduduk. Bahkan di kota Teheran ada lebih dari 10 Sinagogue (tempat ibadah umat Yahudi). Akan tetapi, masjid-masjid Ahlu Sunnah tidak satupun yang mereka biarkan berdiri tegak disana. Bukan sekedar itu saja, orang-orang Yahudi diberi ruang yang begitu istimewa, yaitu dengan diberikan kesempatan untuk memiliki perwakilan di parlemen. Sebagaimana umat Yahudi di Iran memiliki hak dan kebebasan yang sama dengan para penganut agama Syiah. Suatu hal yang tidak mungkin dirasakan oleh komunitas Ahlu Sunnah. Bahkan komunitas Yahudi Iran hingga saat ini bebas untuk berkunjung ke karib-kerabat mereka di Israel, tanpa ada gangguan sedikitpun baik dari pemerintah Iran atau penduduk setempat. [1]
  2. Adanya hubungan perdagangan  antara Iran dan Yahudi. Sejak zaman Syiah Pahlevi, Iran telah menjalin hubungan perdagangan dengan Zionis Yahudi. Dan hubungan dagang ini berkelanjutan hingga setelah revolusi Syiah yang dipimpin oleh Khumaini. Pada tahun 1982 M, Yahudi menjual persenjataan yang berhasil mereka rampas dari para pejuang Palestina di Lebanon dengan harga  100 juta dolar Amerika [2]. Bahkan pada tahun 1980-1985, Zionis Yahudi merupakan Negara pemasok senjata terbesar ke Iran [3]. Sandiwara "permusuhan" Iran dan Yahudi mulai terbongkar, ketika pesawat kargo Argentina yang membawa persenjataan dari Yahudi ke Iran tersesat, sehingga masuk ke wilayah Uni Soviet, dan akhirnya di tembak jatuh oleh pasukan pertahanan Uni Soviet. Dikisahkan, Iran membeli persenjataan dari Yahudi seharga 150 juta dolar Amerika, sehingga untuk mengirimkan seluruh senjata tersebut, dibutuhkan 12 kali penerbangan [4].
  3. Perdagangan antara kedua Negara (Iran & Yahudi) hingga kini juga terus berkelanjutan. Sebagai salah satu buktinya, harian Palpress News Agency Edisi 25/04/2009 melaporkan bahwa di kota Teheran, telah dipasarkan buah-buahan yang diimpor dari Yahudi.
  4. Bila anda mengikuti berita international, Anda pasti pernah membaca pemberitaan bahwa pada hari selasa 12/1/2010 ahli nuklir Iran yang bernama Masoud Ali-Mohammadi yang berdomisili di kota Teheran ibukota Iran, tewas di dekat rumahnya akibat serangan bom. Kementrian luar negeri Iran langsung menuduh kaki tangan AS dan Yahudi di balik serangan bom itu. Aneh bukan? Iran telah memiliki bukti bahwa Yahudi dan Amerika telah mengadakan serangan di Teheran dan telah menewaskan ahli nuklirnya. Walau demikian, tidak ada reaksi pemerintah Iran dan para penganut Syiah tetap berdarah dingin dan tidak satupun tentara Iran yang dikirim untuk membalas serangan tersebut.

Masyarakat Yahudi Di Iran

Tidak banyak orang yang tahu bahwa penduduk Yahudi kedua terbesar setelah Israel tidaklah tinggal di Amerika atau Eropa melainkan justru tinggal di Iran!  Bukankah Iran berseteru berat dengan Israel dan bahkan Ahmadinejad mempertanyakan kebenaran jumlah korban Holocaust Ya. Saat ini ada sekitar 25.000 penduduk Yahudi di Iran dan mereka bahkan punya perwakilan di parlemen Iran! Meski pemerintah Iran berseteru dengan Israel tapi mereka menetapkan diri untuk tinggal di Iran dan tidak bersedia untuk dibujuk pindah ke Israel. Bahkan ketika pemerintah Israel merencanakan untuk membayar keluarga Yahudi Iran yang mau pindah ke Israel sebesar $60,000, Masyarakat Yahudi Iran mengecamnya dengan pernyataan :
" Identitas Yahudi Iran tidak bisa dibeli dengan uang. Masyarakat Yahudi Iran adalah termasuk penduduk Iran tertua. Yahudi Iran mencintai identitas dan budaya Iran mereka. Jadi ancaman dan rayuan politis kekanakan semacam ini tidak akan berhasil."
Lantas bagaimana kehidupan mereka jika Iran dan Israel berseteru? Apakah hak hidup dan hak minoritas mereka diakui? Meski Iran dianggap sebagai negara yang tidak toleran di mata Barat, utamanya dalam perseteruannya dengan Israel, pemerintahnya justru memberikan tempat dan perlindungan bagi warga Yahudi Iran. Bapak Revolusi Iran, Imam Khomeini, melindungi agama dan penduduk Yahudi dan, seperti Kristen Armenia, mereka dianggap sebagai Ahli Kitab dan mendapatkan kebebasan menjalankan agama mereka berdasarkan Konstitusi Islam Iran Th. 1979. Imam Khomeini membedakan antara masyarakat Yahudi dengan Zionisme dan menganggap penduduk Yahudi tersebut sebagai warganegara Iran belaka dan melindungi hak-hak mereka.
Berdasarkan Konstitusi tersebut masyarakat Yahudi Iran dapat memilih perwakilannya di parlemen Iran dan menikmati hak-hak administrasi mandiri tertentu. Penguburan dan hukum perceraian Yahudi diterima oleh pengadilan Islam Iran. Bahkan penduduk Yahudi Iran juga kena wajib militer.

Penyangkalan Holocaust
Ahmadinejad beberapa kali menyampaikan slogan "Hapuskan Israel dari Peta" dan mempertanyakan jumlah korban Holocaust selama Perang Dunia II yang dianggapnya berlebihan.
Mr Mohtamed, perwakilan warga Yahudi di parlemen, menentang sikap presidennya – yang menunjukkan bahwa warga yahudi bisa dengan bebas menyampaikan pendapatnya di Iran. Ia juga mengutuk keras pameran kartun tentang Holocaust oleh koran Iran yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
Meskipun menentang pemerintah Israel, pemerintahan Ahmadinejad baru-baru ini menyumbangkan sejumlah dana ke Rumah Sakit Yahudi Teheran, satu diantara hanya empat RS Yahudi di seluruh dunia yang dananya disumbang dari masyarakat yahudi yang tersebar – sesuatu yang agak aneh mengingat bahwa bahkan organisasi bantuan lokal pun kesulitan menerima bantuan dana dari luar Iran karena takut dianggap sebagai antek asing.
Ciamak Morsathegh, direktur RS ini berkata, :"Anti Semitism bukanlah fenomena Timur, bukan juga fenomena Islam atau Iran. Anti Semitism adalah fenomena Eropa," Ia menambahkan bahwa orang Yahudi di Iran, bahkan dalam kondisi yang paling buruk pun, tidak pernah mengalami penderitaan seperti orang-orang Yahudi di Eropa.

"Dengarkan saya, komunitas Yahudi disini tidak menghadapi kesulitan. Posisi kami tidak seburuk yang diperkirakan orang di luar Iran. Kami menjalankan agama kami dengan bebas, kami merayakan perayaan keagamaan kami, dan kami juga punya sekolah dan Taman Kanak-kanak sendiri." kata Farangis Hassidim pekerja Yahudi di RS tersebut.

Bagaimana dengan komunikasi dengan sanak famili yang ada di Israel? Sambil memotong daging, Hersel Gabriel si penjagal bercerita bahwa ia mengira akan mendapat masalah ketika kembali dari Israel, nyatanya petugas imigrasi tidak berkata apa pun tentang hal tersebut.

"Apa pun yang dikatakan di luar itu bohong semua –kami hidup nyaman di Iran – kalau kita tidak berpolitik dan tidak mengganggu mereka maka mereka juga tidak mengganggu mereka." katanya Pelanggannya, Giti, ibu rumah tangga berusia paruh baya , sepakat dan berkata bahwa ia dengan mudah berbicara pada dua orang anaknya di Tel Aviv di telpon ataupun mengunjungi mereka.

"Tidak ada masalah pergi ataupun kembali; saya pergi ke Israel sekali lewat Turki dan sekali lewat Cyprus dan tidak ada masalah sama sekali.

"Yang lucu adalah bahwa sebelum revolusi islam di Iran, mungkin hanya ada 20 orang tua yang beribadah di sinagog," bisik Nahit Eliyason, 48, sambil melewati empat wanita lain untuk mencari tempat duduk yang kosong di Sinagog. "Sekarang tempat ini penuh. Sulit untuk mencari tempat kosong."

Paris Yashaya, produser film yang mengetuai komunitas Yahudi Teheran menambahkan, : "Kami lebih kecil dalam jumlah, tapi lebih kuat dalam segi lain."
Sebagai masyarakat non-muslim, orang-orang Yahudi diperbolehkan menyimpan minuman keras di rumahnya dan berdansa.

"Kadang-kadang saya pikir mereka lebih toleran terhadap orang Yahudi ketimbang pada diri mereka sendiri….. Kalau kami berkumpul di rumah, dan keluarga sedang merayakan upacara dengan anggur dan musik yang terlalu keras, dan jika mereka tahu bahwa kami Yahudi maka mereka tidak akan menegur kami, " kata Eliyason

"Dimana-mana di dunia ada orang yang tidak suka pada orang-orang Yahudi. Di Inggris mereka menggambar swastika (lambang Nazi) di kuburan Yahudi. Saya tidak beranggapan bahwa Iran lebih berbahaya bagi orang Yahudi ketimbang di negara lain.

Sumber.

Senin, Agustus 27, 2012

Kebohongan Teori Darwin


 Di awal abad ke-21 ini, Kaum Evolusionis sedang menghadapi dilema yang sangat berat, yaitu mereka harus mengakui TEORI EVOLUSI telah RUNTUH, atau berkeyakinan KERA-KERA PURBA adalah Para PENAMBANG BESI, yang gemar MEMAHAT BATU.
Penemuan Kebudayaan Jutaan Tahun
Pada tahun 1865 di pertambangan Abbey Nevada USA, ditemukan dalam satu gumpalan bijih logam berbentuk skrup besi sepanjang 2 inci (= 5 cm). Benda hasil karya manusia ini, telah ber-oksidasi dan meninggalkan bentuk fosil, yang diperkirakan berusia jutaan tahun.


Penemuan Hasil Karya Manusia, yang usianya sangat tua juga ditemukan di beberapa tempat, diantaranya :

1. Di gurun Gobi juga ditemukan bekas tapak
sepatu (sandal?) dan diperkirakan berumur beberapa juta tahun.
2. Di satu pertambangan di Peru ditemukan paku besi ter-benam dalam karang. Sebelum kedatangan orang-orang Spanyol ke Amerika, paku besi tidak dikenal. Fosil paku ini diperkirakan berusia jutaan tahun.
3. Di Desa Schondorf Austria di-temukan besi bentuk kubus (panjang dan lebar kurang dari 1 cm) di dalam gumpalan batu-bara yang pecah. Kubus ini beralur disekelilingnya dan tepi alurnya rata. Benda ini seolah – olah merupakan bagian dari peralatan mesin, dan diperkirakan ber-umur jutaan tahun.
4. Pada barisan-barisan karang yang ada di Amerika Utara dan Selatan ditemukan banyak petroglyph (pahatan/ukiran pada batu) yang memperlihatkan gambar-gambar dinosaurus.
5. Pada tahun 1924 Doheny Expedition menemukan petroglyph (pahatan)yang amat purba di Havasupai dekat Grand Canyon USA. Satu gambar memperlihatkan orang-orang menyerang mammoth (gajah purba). Gambar lain memperlihatkan seekor tyrennosaurus (kadal purba raksasa) sedang ber-diri bertumpu pada ekornya.
6. Petroglyph-petroglyph yang ditemukan sepanjang sungai Amazon serta anak-anak sungainya, memperlihatkan gambar-gambar binatang purba khususnya stegosaurus.
7. Tapak-tapak kaki dinosaurus ditemukan di dasar sungai Paluxy dekat Glen Rose Texas USA berdampingan dengan tapak-tapak kaki manusia.
Sumber : kaskus.us
Temuan arkeologis berumur jutaan tahun ini, sekaligus meruntuhkan Teori Evolusi, yang selama ini dijadikan pedoman berkenaan dengan sejarah umat manusia :
Menurut perkiraan evolusionis, manusia modern saat ini bermula dari sesosok mahkluk mirip kera, yang disebut Australopithecus (hidup pada sekitar 4 juta tahun sampai dengan 1 juta tahun yang lalu).
Australopithecus adalah sejenis kera yang telah punah, dan mirip dengan kera masa kini. Volume tengkorak mereka adalah sama atau lebih kecil daripada simpanse saat ini. Terdapat bagian menonjol pada tangan dan kaki mereka yang mereka gunakan untuk memanjat pohon, persis sepertisimpanse sekarang, dan kaki mereka terbentuk untuk mencengkeram dan bergelantung pada dahan pohon.
Yang membedakan mereka dengan kera, meskipun mereka memiliki anatomi sangat mirip kera, tetapi mereka bisa berjalan tegak.
Sumber : HarunYahya.com
Para pendukung Teori Evolusi Darwin, berkeyakinan pada sekitar 1 juta tahun yang lalu, nenek moyang manusia sama sekali belum berbudaya, mereka saat itu masih asyik bertengger di atas pohon-pohon, sambil sesekali turun ke tanah, untuk mencari biji-bijian yang bisa dimakan.
Dan ketika temuan arkeologis umat manusia, berumur jutaan tahun ditemukan…
Kaum Evolusionis hanya bisa terdiam seribu bahasa.
Dalam meng-analisis Misteri Kebudayaan, yang berumur jutaan tahun ini, setidaknya terdapat tiga pendapat, yaitu :

1. Peninggalan jutaan tahun tersebut, adalah berasal dari makhluk berakal, sebelum turunnya Nabi Adam (Diperkirakan kemunculan Nabi Adam, bersamaan dengan keberadaan, Homo Sapiens, pada sekitar 200.000 tahun yang silam). Makhluk sebelum Adam ini, memiliki tabiat suka berperang dan membuat kerusakan di bumi. Pendapat ini, didasarkan kepada dialog antara Allah dengan para malaikat, sebelum diciptakannya Nabi Adam :
Dan ingatlah ketika Tuhanmu berkata kepada malaikat sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka Bumi. Malaikat berkata : mengapa Engkau hendak menjadikan di muka bumi itu orang yang akan membuat kerusakan dan pertumpahan darah. Padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau. Tuhan mengatakan : Sesungguhnya Aku lebih tahu segala sesuatu yang kamu tidak mengetahuinya” (QS. Al Baqarah (2) ayat 30).
2. Peninggalan jutaan tahun tersebut, sejatinya berasal dari Bani Adam, atau dengan kata lain, mereka berpendapat kehadiran Nabi Adam, sudah mencapai jutaan tahun lamanya. Hal ini semakin dipertegas dengan hadits yang menceritakan bahwa, tinggi dari Nabi Adam mencapai 60 Hasta atau sekitar 30 Meter (silahkan baca Teori Darwin, Nabi Adam dan Piramid Giza), dimana proses untuk menjadi keadaan manusia sekarang, dengan tinggi sekitar sekitar 1,5 m – 2,0 m, tentu diperlukan waktu yang sangat lama.
3. Peninggalan jutaan tahun tersebut ada yang berasal dari Bani Adam, yang sesungguhnya telah berbudaya selama jutaan tahun lamanya, akan tetapi ada juga yang berasal dari makhluk berakal sebelum Adam, sebagaimana yang disampaikan oleh para malaikat, sebagai makhluk yang gemar berbuat onar dan berperang.
Dari ketiga pendapat di atas, ada satu persamaan bahwa jarak dari masa kehidupan Nabi Adam hingga sampai kepada bencana Nuh, yang terjadi sekitar masa 11.000 SM , memiliki rentang waktu yang sangat lama, yakni mencapai ratusan ribu bahkan jutaan tahun.
Dengan demikian, adalah wajar, apabila ada pendapat yang mengatakan, sebelum terjadinyabencana global di masa Nabi Nuh, manusia sesungguhnya telah mencapai peradaban teknologi yang sangat tinggi.
WaLlahu a’lamu bishshawab


Sumber.

Selasa, Agustus 21, 2012

Yahudi Rusak Sendi-sendi Kehidupan Goyim (PART 6)

lanjutan dari part 1, 2, 3, 4 & 5

6. Yahudi hancurkan moral dan akhlak goyim

Perusakan agama-agama Samawi, yakni Nashrani dan Islam, merupakan awal dari langkahFreemasonry cs untuk melaksa
nakan agenda ini, karena dengan menyesatkan para goyim dari ajaran agama yang benar, maka para goyim dapat dengan mudah disusupi dan dicekoki dengan doktrin-doktrin yang membuat mereka menjadi seorang hedonis demi mengejar kesenangan dan kenikmatan dunia semata.

Salah satu doktrin yang harus diwaspadai adalah sekularisme yang mengajarkan para goyim untuk memisahkan kehidupan beragama dari kehidupan bernegara. Dengan pemisahan ini, korupsi menjadi sangat gampang dilakukan karena para pelakunya menjadi tidak takut terhadap Tuhan, dan para pemimpin dengan sesukanya mengumbar sifat manipulatif terhadap rakyat demi kepentingan diri dan kelompoknya semata.

Persamaan gender dan hak mendorong kaum perempuan untuk menuntut diperlakukan sama dengan laki-laki, sehingga kaum perempuan yang sesungguhnya dikodratkan menjadi ibu rumah tangga, mengabaikan kodrat ini dan tampil sebagai wanita karir yang mengabaikan anak-anak yang dilahirkan, dan bahkan berani melawan serta menentang suami. Maka, lahir lah istri-istri durhaka dan tidak saleha.

Kemampuan Para Mason cs menyebarkan doktrin-doktrin sesat tersebut karena didukung kemampuan finansial yang memungkinkan mereka mencekoki masyarakat dunia dengan opini-opini atas doktrin-doktrin itu, sehingga "ajaran sesat" yang awalnya memicu kontroversi itu, lambat laun dapat diterima masyarakat dunia dan dianggap sebagai sesuatu yang benar dan sesuai dengan era modern saat ini. The New York Times yang terbit sejak 1941, The Washington Post, The Times, The Daily Express, The News Chronicle, The Daily Mail, The Observer, The Mirror, Majalah Time, Majalah Newsweek, dan Majalah US News & World Report adalah beberapa media milik Yahudi yang menjadi agen penyebaran opini-opini itu. Penyebaran menjadi begitu efektif karena media-media yang terbit di Amerika dan Inggris tersebut merupakan media-media yang dijadikan rujukan oleh jurnalis dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.Tak hanya melalui media cetak, perusakan akhlak dan moral juga dilakukan melalui media visual seperti perfilman, VCD dan DVD. Dimulai dengan pembuatan film-film romantis yang relatif masih sopan yang mengajarkan para goyim untuk tidak malu-malu bermesraan di depan umum dan di area publik, lalu meningkat ke film yang mulai sedikit berani yang kita kenal dengan film semiporno. Ini lah jenis film yang membuat orang mengenal seks sejak dini, dan kemudian berupaya untuk mencobanya, sehingga muncullah gaya hidup seks bebas.

Awalnya, film jenis ini dibuat cukup soft dimana pemeran pria dan wanita yang beradegan seks, hanya diperlihatkan tubuh bagian atasnya saja dengan kondisi masih berpakaian atau setengah telanjang, sehingga oleh banyak kalangan film seperti ini dikategorikan film X. Kemudian, "pendoktrinan" ditingkatkan dengan pembuatan adegan seks yang lebih vulgar dimana si pemeran pria dan wanita ditampilkan secara utuh dalam keadaan bugil dan dalam adegan sedang bersenggama seperti yang dipertontonkan dalam film Basic Instinct, Wild Orchids, dan lain-lain, yang oleh banyak kalangan dikategorikan sebagai film XX. Fox, Golden, Warner & Bross, dan Paramount Pictures merupakan agen-agen yang memproduksi film-film perusak moral tersebut karena perusahaan-perusahaan film kelas dunia tersebut memang milik para pengusaha Yahudi.

Kemudian, sebagai puncaknya, hadirlah perusahaan yang memproduksi film-film XXX yang mempertontonkan adegan orang bersetubuh secara lebih lengkap, lebih utuh dan lebih detil karena film-film kategori ini bahkan memperlihatkan kelamin pria dan wanita dan kaitannya dengan adegan yang tak pantas dipamerkan secara terbuka di area publik itu. Vivid dan Bel A Mi termasuk di antara agen Yahudi penyebar film ini, karena perusahaan-perusahaan industri pornografi itu juga milik Yahudi.

Tak puas hanya dalam bentuk visual, seiring dengan diedarkannya film-film porno, media cetak pun digunakan untuk menyebarkan pornografi, sehingga Majalah Playboy, Pentahouse dan lain-lain pun hadir dan menjadi konsumsi publik yang menyebar hingga penjuru dunia.

Yahudi memanfaatkan setiap sisi gelap manusia untuk mengefektifkan upaya mereka merusakkan moral dan akhlak para goyim hingga serusak-rusaknya. Karena itu perilaku homoseksual dan lesbianisme ikut dipopulerkan, sehingga perilaku seks menyimpang ini menyebar kemana-mana dan bahkan pernikahan para pelakunya telah dilegalkan di beberapa negara seperti Denmark dan Belanda. Sementara kebutuhan para pecandu minuman keras dan narkotika dipenuhi melalui jaringan Mafia mereka yang merambah hingga seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bahkan berkat upaya mereka, di Indonesia pun para pecandu barang-barang haram itu meningkat signifikan, dan Indonesia telah mampu memproduksi shabu-shabu dan ektasi.

Demikian mengefektifkan upayanya, Yahudi memanfaatkan setiap perkembangan teknologi yang ada, sehingga internet pun menjadi salah satu sarana pengrusakan yang amat efektif dan pemerintah sibuk memblokir situs-situs porno yang ribuan jumlahnya guna mengantisipasi makin rusaknya moral anak bangsa.

Jika saat ini Anda nyaman dan bangga dengan gaya hidup Anda, fikir dan renungkanlah, karena mungkin tanpa Anda sadari, Anda telah menjadi korban perbuatan Yahudi dan jika Anda teruskan gaya hidup Anda, berarti Anda membantu mereka untuk menciptakan Tatanan Dunia Baru dimana mereka penguasanya.

..."Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS al-Hadid 57:16)...

Sumber.

Yahudi Rusak Sendi-sendi Kehidupan Goyim (PART 5)

Yahudi Rusak Sendi-sendi Kehidupan Goyim (PART 4)

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template