Kamis, Desember 03, 2009

Marwan Barghouti Menolak Dideportasi


Tokoh Fatah yang mendekam di penjara Israeel, Marwan Barghouti, menolak di deportasi ke negara Arab, jika ia dibebaskan dari penjara Israel, sebaga pertukar tawanan antara Hamas dengan Israel. Karena, Barghouti termasuk tokoh yang ada di dalam daftar Hamas, yang harus dibebaskan.

Hal itu, disampaikan isteri Marwan Barghouti, yang terang-terangan menolak rencana Israel yang akan mendeportasi Barghouti. "Marwan tidak akan pergi ke mana-mana. Ia ingin pulang ker rumahnya dan sanak familinya di Palestina", ujar isteri Marwan, Fadwa Barghouti. Fadwa menegaskan tidak rela suaminya akan dideportasi ke negara Arab, tambah Fadwa.

Sebuah surat kabar berbahasa Arab,yang terbit di London,Al Hayat, Rabu kemarin, menyebutkan, mengutip sumber-sumber di Palestina, menyatakan Israel akan membebaskan tahanan Palestina, termasuk Marwan Barghouti. Tetapi, masih belum jelas, karena sumber-sumber di Israel, menyebutkan pula tidak setuju atau menolak pembebasan Marwan. Pemimpin Fatah paling berpangruh menolak untuk tinggal di pengasingan.

Menurut pejabat Otoritas Palestina, Qaraqi menyebutkan Israel, akan mendeportasi tokoh paling berpangaruh Fatah, bersama dengan 11 tokoh lainnya, termasuk Ahmad Sa'adat, Sekjen PFLP, yang dituduh membunuh menteri pariwisata Israel, Ze'evi. Sementara itu, Otoritas Palestina berusaha mengeluarkan Marwan Barghouti dari penjara Israel. "Sungguh sangat buruk bagi Fatah, bila Hamas yang mengeluarkan Barghouti dari penjara Israel", ujar seorang pejabat Palestina di Ramallah.

Dibagian lain Menlu Israel, Avigdor Lieberman,menegaskan tidak ada rencana Israel untuk membebaskan Marwan Barghouti', tegasnya.

Zionis Melarang Syaikh Ikrimah Sabri Masuk Masjid Al-Aqsha

Rabu sore kemarin (02/12), otoritas penjajah Zionis memberikan surat resmi kepada Kepala Badan Tertinggi Islam di Al-Quds, yang isinya melarang khatib masjid Al-Aqsha Syekh Ikrimah Shabri untuk masuk masjid Al-Aqsha selama 6 bulan ke depan.

Ketika Syekh Shabri baru saja pulang dari Saudi kemarin, otoritas Zionis langsung memanggilnya untuk diinterogasi. Karena kelelahan sebab baru saja pulang dari perjalanan jauh, Syekh Shabri sempat meminta pengacarnya Khalid Zabariqah untuk mengundur waktu ke hari lain untuk memenuhi panggilan Zionis itu.

Akan tetapi Zionis menolak untuk menunda dan mengancam akan menangkap Syekh Shabri jika tidak segera memenuhi panggilan otoritas Zionis. Oleh karena itu, Syekh Shabri terpaksa segera menuju ruang intelijen No. 4 yang berada di pusat penahanan dan penyelidikan "Compound" sebelah Barat Al-Quds, untuk menerima keputusan pelarangannya memasuki masjid Al-Aqsha.

Sebelumnya beberapa hari yang lalu, otoritas penjajah Zionis juga mengeluarkan beberapa keputusan yang menjauhkan hak pribadi, nasional, agama, dan lembaga-lembaga dari masjid Al-Aqsha. (Sn/ikh/myj)

Perkembangan Umat Islam


Setelah diberitakan bahwa pada 2050, benua Eropa menjadi benua dengan Muslim terbesar di dunia, kini, sebuah peta baru diungkap: 1 dari 4 orang di dunia adalah Muslim. Begitu laporan CNN pada Rabu (7/10). Jumlah Muslim ini mencakup keseluruhan dunia, dan laporan itu cukup terperinci. Adalah Pew Forum on Rleigion & Public Life yang merilis laporan ini dengan judul “Mapping the Global Muslim Population.”
India, negara dengan mayoritas penduduknya Hindu, mempunyai pemeluk Muslim demikian banyak, di bawah Indonesia dan Pakistan. Itu artinya, India mempunyai Muslim dua kali lipat banyaknya daripada Mesir.

Taliban: Penjaga Terakhir Negeri Afghanistan



Dunia pertama kali menyadari kehadiran Taliban pada tahun 1994, ketika mereka ditunjuk oleh Islamabad untuk melindungi sebuah konvoi yang mencoba membuka rute perdagangan antara Pakistan dan Asia Tengah.

Kelompok yang terdiri dari orang-orang Afganistan yang dilatih di sekolah-sekolah agama di Pakistan bersama dengan mantan pejuang atau mujahidin Islam ini terbukti efektif mengawal, dan mengendalikan kelompok-kelompok lain yang hendak menyerang dan menjarah konvoi tersebut.

Pada awalnya, pejuang Taliba hanya berpusat di Kandahar saja. Namun, seiring dengan diterimanya mereka oleh masyarakat Afghanistan, mereka pun merambah ke ibukota, Kabul, tepatnya pada bulan September 1996.

Antikorupsi

Popularitas Taliban yang menanjak dengan banyak orang Afghan itu awalnya mengejutkan semua faksi yang ada.

Etnis Pashtun, sebagian besar dukungan mereka berasal dari masyarakat Pashtun Afghanistan, kecewa dengan etnis yang ada Tajik dan Uzbek pemimpin. Walau hal ini bukan semata-mata masalah etnis, lebih dikarenakan rakyat Afghan sudah sangat lelah dan muak akan pelanggaran hukum yang berlaku di banyak bagian negara itu. Mereka menyenangi Taliban karena Taliban berhasil memberantas korupsi, memulihkan perdamaian dan perdagangan yang memungkinkan rakyat Afghanistan untuk berkembang lagi.

Taliban terkenal dengan penolakannya untuk berkerjam sama dengan pemerintah dan orang-orang kaya di negerinya. Hal itu membuat mereka semakin dihormati.

Negara Islam

Taliban mengatakan tujuan mereka adalah untuk mendirikan negara Islam, melarang hal-hal yang mubadzir seperti menonton televise dan bioskop dan atau musik. Banyak media Barat yang membesar-besarkan bahwa kebijakan Taliban ini picik dan konservatif, namun seharusnya, dengan segala sejarah yang panjang tentang Islam, keputusan Taliban itu merupakan sebuah pilihan yang harus dihormati. Mengapa media Barat tidak bereaksi terhadap para biksu agama Hindu dan Budha yang mengisolasi diri lebih daripada Taliban?

Usaha Taliban untuk memberantas kejahatan sangat efektif karena mengenalkan hukum Islam termasuk eksekusi publik dan hukum potong tangan. Tentu saja, dalam melaksanakan hikum ini tidak sembarangan dan asal-asalan, karena ada berbagai macam prosedur yang memang telah digariskan dalam Islam sendiri. Sayang, lagi-lagi, dalam hal ini Barat menyorot dan membesar-besarkan secara tidak proporsional. Disebutkan bahwa Taliban melarang anak-anak perempuan pergi kes ekolah, padahal kenyataannya, siapa gerangan yang membuka sekolah-sekolah untuk anak perempuan di Pakistan dan Afghanistan? Tiada lagi tiada bukan, Taliban sendiri.

Memperluas kendali

Taliban sekarang mengendalikan hampir semua wilayah Afghanistan. Di sebelah utara negara itu, adalah benteng terakhir dari komandan etnik Tajik Ahmed Shah Masood.

Dengan 90% negara di bawah kendali mereka, Taliban terus menekan klaim bagi pengakuan internasional akan keberadaan mereka dan hokum Islamnya. Namun sanksi PBB yang kini diberlakukan pada Afghanistan membuatnya semakin tidak mungkin bahwa Taliban akan mendapatkan pengakuan.

Sanksi ini dimaksudkan untuk memaksa Taliban menyerahkan militan kelahiran Saudi Osama bin Laden, yang dituduh oleh Amerika Serikat pada tahun 1998 merencanakan pengeboman kedutaan besar AS di Kenya dan Tanzania, yang menewaskan lebih dari 250 orang.

Afghanistan telah mengalami 20 tahun perang, dan tahun ini telah membawa keburukan terburuk dalam beberapa dasawarsa. Taliban, terlatih sejak zaman negeri mereka diperangi Russia pada tahun 1980-an, dan kini oleh AS dan sekutunya, terus berdiri di atas kaki mereka. “Ini tanah kami. Meski luka dan mati tertanam di sini.” (sa/bbc)

Pada dekade akhir 80-an dan awal 90-an, tidak ada aktivis Islam yang tak mengenal Kaum Mujahidin. Mereka adalah ikon perjuangan Islam di berbagai belahan dunia. Mereka sering disebut Islam radikal dan bahkan teroris. Padahal, kenyataannya, mereka adalah orang-orang yang membela tanah airnya dari para penindas dan penjajah.

Arti Mujahidin

Seorang Mujahid (Arab: مجاهد, muǧāhid, secara harfiah adalah “pejuang keadilan” atau "pejuang-kemerdekaan") adalah seseorang yang berjuang untuk kebebasan. [1] jamak adalah mujahidin [2] (Arab: مجاهدين , muǧāhidīn). Kata ini dari bahasa Arab yang sama triliteral sebagai jihad atau "perjuangan". Mujahidin juga dialihaksarakan menjadi mujahidin, mujahedeen, mujahidin, mujahidin, Mudžahedin-Mudžahid (Bosnia), mujaheddīn dan varian.

Kata-kata Arab biasanya memiliki triliterals, atau tiga-konsonan akar. Akar mujahidin adalah JHD (ج - ه - د), yang berarti "usaha atau pengorbanan" (Jihad dapat berarti perjuangan dan "Mujahid" dapat berarti pejuang.) Namun demikian, kata kerja tertentu dari JHD berarti "mengerahkan usaha untuk melawan" atau "perjuangan". Oleh karena itu, seorang Mujahid disebut sebagai"seseorang yang berjuang". Istilah tersebut, bahkan dalam bahasa Arab, bisa dikenakan khususnya pada militer (tentara).

Dalam bahasa Inggris, kata Mujahidin tercatat sejak tahun 1958, dari Pakistan, diadopsi dari bahasa Persia dan Arab, sebagai jamak dari mujahid "orang yang berjuang dalam jihad", dalam penggunaan modern, untuk "gerilyawan Muslim."

Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, istilah "mujahidin" menjadi nama berbagai pejuang bersenjata yang menganut ideologi Islam dan mengidentifikasi diri mereka sebagai mujahidin.

Mujahidin Afghanistan

Dari berbagai kelompok Muahidin yang ada di seluruh dunia, yang paling terkenal tentu saja selalu Mujahidin Afghanistan. Pada awalnya, kaum Mujahidin berperang melawan pemerintah Afghanistan yang disetir Soviet pada akhir 1970-an. Uni Soviet keluar dari Afghanistan di akhir 1980-an karena tidak kuat melawan para mujahidin.

Banyak muslim dari negara-negara lain menawarkan diri untuk membantu kelompok mujahidin di Afghanistan, dan memperoleh pengalaman yang signifikan dalam perang gerilya. Pada periode ini, Mujahidin yang paling terkenal adalah Abdullah bin Azzam.

Mujahidin Bosnia-Herzegovina

Mujahidin lahir di Bosnia selama perang Bosnia 1992-1995 setelah pembantaian yang dilakukan oleh tentara Serbia terhadap Muslim sipil Bosnia. Jumlah kaum Mujahidin saat itu dikabarkan mencapai 4.000. Mereka datang dari tempat-tempat seperti Arab Saudi, Pakistan, Afghanistan, Yordania, Mesir , Irak dan Palestina.

Bukti-bukti menunjukkan bahwa relawan asing tiba di pusat Bosnia pada paruh kedua tahun 1992 dengan tujuan untuk membantu saudara-saudara Muslim mereka melawan penjajah Serbia. Kebanyakan mereka datang dari Afrika Utara, Timur Dekat dan Timur Tengah. Relawan asing berbeda jauh dari penduduk setempat, bukan hanya karena penampilan fisik mereka dan bahasa mereka berbicara, tetapi juga karena metode bertempur mereka.

Mujahidin Checnya

Kaum Mujahidin memainkan peran dalam perang kedua Chechnya. Setelah runtuhnya Uni Soviet dan kemudian deklarasi kemerdekaan Chechnya, pejuang mulai memasuki berbagai kawasan. Banyak dari mereka merupakan veteran perang Soviet-Afganistan dan sebelum invasi Rusia, mereka menggunakan keahlian mereka untuk melatih para pejuang Chechnya. Selama Perang Chechnya Pertama mereka ditakuti karena taktik gerilya mereka, menimbulkan korban berat pada pasukan Rusia.

Setelah penarikan pasukan Rusia dari Chechnya, sebagian besar mujahidin memutuskan untuk tetap tinggal di Negara itu.

Mujahidin Kosovo

Menurut Serbia dan negara Eropa lainnya, sebagian besar pejuang Mujahidin dari Timur Tengah dan bagian-bagian lain dunia bergabung dengan Tentara Pembebasan Kosovo melawan pasukan Serbia pada perang 1997-1999. Diduga sebagian dari mereka membentuk unit mereka sendiri dengan pemimpin yang fasih berbahasa Arab. Setelah perang sebagian besar relawan asing kembali ke tanah asal mereka, dan beberapa dari mereka tetap di Kosovo di mana mereka menjadi warga negaranya.

Sesungguhnya, masih banyak lagi kaum Mujahidin yang lainnya di seluruh dunia, namun para Mujahidin Afghanistan, Chechnya, Bosnia-Herzegovina, dan Kosovo akan selalu dikenang karena kegigihan mereka dalam melawan para penjajah. (sa/berbagaisumber)

Selasa, Desember 01, 2009

60 haji wafat di tanah suci

JEDDAH--Sebanyak 60 calon haji (calhaj) Indonesia tercatat telah meninggal dunia di Tanah Suci. Angka itu muncul setelah tujuh jamaah calon haji Indonesia yang tercatat meninggal dunia pada Selasa.

Sistem Komunikasi Haji Terpadu (Siskohat) melaporkan nama-nama calhaj yang meninggal yakni Ny. Marinem Sarijo (56 tahun) asal Boyolali; Miswar Nasution (59) asal Huta Baringin, Sumatra Utara; dan Rusli Ibrahim (64) asal Bima.

Nama lainnya, Musakir Lantang (48) asal Ujungpandang; Usman Laha (60) asal Afa-Afa, Sulawesi Selatan; Ny Watini M Judi (59) asal Cilacap dan Ny. Alunah M Nur (79) asal Lahat, Sumatra Selatan.

Ketujuh calhaj tersebut dimakamkan di TPU Ma'la Mekah yang berjarak sekitar 600 meter dari Masjidil Haram. Lokasi itu juga merupakan pemakaman istri Nabi Muhammad SAW, Siti Khadidjah; pamannya Abdul Muthalib; dan putranya Qasjim Muhammad.

Tentang penyebab kematian mereka adalah Ny. Marinem meninggal akibat komplikasi (multi organ failure), Miswar dan Ny. Rusli akibat penyakit pernapasan (respiratory failure), sedangkan Musakir, Usman, Ny. Watini dan Ny. Alunah akibat serangan jantung (Cardiac arrrest). ant/itz

Selasa, November 24, 2009

hukum berkurban

Kumpulan Artikel Seputar Dzulhijjah, Idul Adha, dan Hukum Berkurban
Desember 7, 2007 — mumtazanas

8 Votes








Berikut ini adalah kumpulan artikel berkaitan dengan hukum seputar bulan Dzulhijjah, Idul Adha, dan berkurban dari majalah AsySyariah Online bulan Dzulhijjah. Semoga bermanfaat.


1. Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Jum’at, 07 Desember 2007 – 09:14:05, Penulis : Al-Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc.
Kategori : Khutbah
Di dalam perjalanan hidup di dunia ini, kita akan menjumpai hari-hari yang Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan keutamaan di dalamnya. Yaitu dengan dilipatgandakannya balasan amalan dengan pahala yang berlipat, tidak seperti hari-hari biasanya. Di antara hari-hari tersebut adalah sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah….


2. Takutkah Anda Berkorban? Maukah Anda Berjuang?

Jum’at, 07 Desember 2007 – 09:10:26, Penulis : Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah
Kategori : Akidah
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Hasyr: 18)


3. Sunnah yang Terabaikan Bagi Seseorang yang Mau Berqurban

Jum’at, 07 Desember 2007 – 09:05:32, Penulis : Al-Ustadz Abu Ubaidah Syafruddin
Kategori : Hadits
Dari Ummu Salamah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabada: ”Apabila telah masuk sepuluh (hari pertama bulan Dzulhijjah), salah seorang di antara kalian ingin berqurban, maka janganlah sedikit pun ia menyentuh (memotong) rambut (bulu)nya dan mengupas kulitnya.”


4. Berqurban Sebagai Tanda Pengorbanan

Jum’at, 07 Desember 2007 – 08:58:23, Penulis : Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi
Kategori : Tafsir
“… Dan Kami panggillah dia: ‘Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu,’ Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) ‘Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim’.” (Ash-Shaffat: 100-109)


5. Tatacara Menyembelih Hewan Qurban

Jum’at, 07 Desember 2007 – 08:51:55, Penulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Kategori : Kajian Utama
Membaca basmalah tatkala hendak menyembelih hewan. Dan ini merupakan syarat yang tidak bisa gugur baik karena sengaja, lupa, ataupun jahil (tidak tahu). Bila dia sengaja atau lupa atau tidak tahu sehingga tidak membaca basmalah ketika menyembelih, maka dianggap tidak sah dan hewan tersebut haram dimakan. Ini adalah pendapat yang rajih dari perbedaan pendapat yang ada.



6. Tempat Menyembelih Hewan Qurban

Jum’at, 07 Desember 2007 – 08:48:20, Penulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Kategori : Kajian Utama
Yang masyhur dari perbuatan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya adalah mereka menyembelih hewan qurban di tempat domisili mereka. Inilah sunnah beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal tempat penyembelihan. Bahkan beliau punya kebiasaan menyembelih hewan qurban di tanah lapang tempat shalat Ied…


7. Waktu Penyembelihan Hewan Qurban

Jum’at, 07 Desember 2007 – 08:46:06, Penulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Kategori : Kajian Utama
Awal waktu menyembelih hewan qurban adalah setelah shalat Ied secara langsung, tidak dipersyaratkan menunggu hingga selesai khutbah. Bila di sebuah tempat tidak terdapat pelaksanaan shalat Ied, maka waktunya diperkirakan dengan ukuran shalat Ied. Dan barangsiapa yang menyembelih sebelum waktunya maka diqadha pada waktunya bila qurbannya wajib karena nadzar….


8. Memilih Hewan Qurban

Jum’at, 07 Desember 2007 – 08:40:43, Penulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Kategori : Kajian Utama
Perlu dipahami bahwa berqurban tidaklah sah kecuali dengan hewan ternak yaitu unta, sapi, atau kambing. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: ِ“Supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rizki yang telah Allah berikan kepada mereka berupa binatang ternak.” (Al-Hajj: 28)….




9. Qurban, Keutamaan dan Hukumnya

Jum’at, 07 Desember 2007 – 08:33:52, Penulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Kategori : Kajian Utama
“Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta.” (Al-Hajj: 36)


10. Mendulang Mutiara Hikmah dari Perjalanan Hidup Nabi Ibrahim ‘alaihissalam

Jum’at, 07 Desember 2007 – 08:24:04, Penulis : Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi
Kategori : Manhaji
Kisah-kisah agung dari Nabi Ibrahim ‘alaihissalam adalah peneguhan nyata akan tauhid. Ketaatan dan keimanan yang luar biasa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala mewujud pada tindakan yang niscaya akan teramat berat ditunaikan manusia pada umumnya. Sebuah keteladanan yang mesti kita tangkap dan nyalakan dalam kehidupan kita.
Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template